Tegal dan teh

Tegal, tidak selalu identik dengan warteg atau warung tegal. Jikaberkunjung ke Tegal, jangan lupa untuk mencoba minuman teh poci yang banyak dijual di warung-warung makan sepanjang jalan kota itu.Minum teh (Camelia sinensis), khususnya dari poci, bukan lagi sekadar kebiasaan bagi masyarakat Tegal, akan tetapi sudah menjadi tradisi.

Pertumbuhan pabrik-pabrik teh di Tegal pada tahun 1930-an, telah menimbulkan tradisi minum teh di masyarakat. Kebiasaan minum teh yang berlangsung sejak zaman kolonial ini, hingga kini tidak pernah hilang. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika di sepanjang jalan di Kota Slawi, begitu sering ditemui iklan produk teh dengan beragam merek, karena Tegal memang memiliki banyak industri teh, besar maupun kecil.

Kabupaten Tegal yang luas wilayahnya 878,49 kilometer persegi ini, memiliki beberapaperkebunan dan pabrik pengolahan teh yang cukup besar. Khusus untuk pabrik pengolahan teh yang memproduksi beberapa merek teh, terdapat PT Gunung Slamat yang produknya antara lain Teh Sosro dan Teh Poci. Selain itu ada pula PT Tunggul Naga yang memproduksi Teh Dua Tang dan Teh Tjatoet, dan CV Limas Jaya yang memproduksi teh Go Pek.

Satu perusahaan lagi yang besar adalah Perusahaan Teh Cap Dua Burung yang memproduksi teh Tong Tjie. Kabupaten Tegal tergolong daerah agraris, karena sebagian besar penduduknya hingga saat ini masih mengandalkan sektor pertanian sebagai mata pencaharian utama mereka. Sektor primer ini pun, menjadi kontributor utama Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 1999 dan tahun-tahun sebelumnya. Namun, sektor sekunder seperti industri pengolahan dan perdagangan, cukup besarmempengaruhi perekonomian daerah ini. Terbukti pada distribusi PDRB tahun 1999 itu, sektor perdagangan hanya 0,27 persen lebih kecil dibandingkan sektor pertanian.

Di Kabupaten Tegal khususnya Kota Slawi, tanaman teh memang menjadi salah satu tanaman perkebunan utama. Hal ini ditunjang lagi dengan cukup banyaknya petani bunga melati, yakni bunga yang menjadi campuran jenis teh wangi. Petani bunga melati adalah mata rantai industri pengolahan teh. Jika industri-industri teh di Tegal terganggu produksinya, maka akan berimbas pula kepada para petani bunga melati. Untungnya, meski termasuk komoditas yang harganya berfluktuatif, jumlah produksi teh diKabupaten Tegal setiap tahunnya walau kecil, cenderung terus meningkat.

Yang disayangkan adalah, kepemilikan Tegal akan industri-industri besar tersebut, belum mampu meningkatkan pendapatan per kapita kota ini. PDRB per kapita harga berlaku tahun 1999 Kabupaten Tegal hanya Rp 1,3 juta, di bawah rata-rata Provinsi Jawa Tengah yang besarnyaRp 3,2 juta. Selain itu, pemasukan industri teh ke kas Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga dirasa kurang. Dari lima jenis pajak yang ditangani Dinas Pendapatan Daerah industri teh hanya menyumbang melalui pajak air bawah tanah. Oleh karena itu, untuk menambah kas PAD pada era otonomi sekarang ini, Kabupaten Tegal merencanakan untukmenghidupkan kembali 28 pajak, di antaranya pajak perusahaan, yang pernah dihapus pada awal masa reformasi dulu.

TEH memang minuman ringan yang menyegarkan. Bahkan pasaran Teh Botol, produksi PT Sinar Sosro, tidak kalah dengan soft drink bersoda merek terkenal seperti Coca Cola, Sprite, dansemacamnya. Terlebih lagi minuman ini juga diyakini berkhasiat mencegah berbagai macam penyakit karena kandungan zat antioksidannya yang dikenal dengan polifenol. Oleh karena itu, minuman teh rasanya tidak akan pernah ditinggalkan. Walaupun menurut data survei sosial ekonomi nasional tahun 1999, konsumsi teh Indonesia sangat kecil, yaitu 0,8kilogram per kapita per tahun. Sedangkan masyarakat peminum teh seperti Jepang, Eropa, dan Amerika Serikat mempunyai konsumsi teh 2,5-3 kg per kapita per tahun. Meski demikian, industri teh dapat terus maju dengan orientasi pasar luar negeri atau ekspor.

Hal ini disebabkan,Indonesia merupakan salah satu negara produsen teh dunia. Produksi teh Kabupaten Tegal per tahun-meski jumlahnya terus meningkat-dapat dikatakan masih kecil. Dari data Dinas Perkebunan Kabupaten Tegal, jumlah rata-rata produksi teh selama lima tahun terakhir dari 1995-1999 adalah 470 ton atau 0,004 persen dari produksi nasional. Luas areal perkebunan teh sendiri di Tegal pada data tahun 1999 adalah 230,5 hektar.

Oleh karena produksi yang masih sangat kecil tersebut, seluruh perusahaan teh di Kabupaten Tegal juga mendatangkan pasokan daun teh dari Jawa Barat. Provinsi ini merupakan sentra produksi teh terbesar di In-donesia. Dari data tahun 1998, Jawa Barat memasok sekitar 67 persen untuk produksi nasional. Pasokan daun dari perkebunan teh Jawa Barat ini kemudian diolah pabrik-pabrik di Tegal menjadi beberapa jenis minuman teh. Selain teh wangi melati(jasmine tea), diproduksi juga jenis teh hijau dan teh hitam.

sumber: (Palupi Panca Astuti/Litbang Kompas )

~ by femi adi soempeno on February 11, 2007.

6 Responses to “Tegal dan teh”

  1. boleh mampir dan lowap laup sepeminuman yo?
    nganggo gulo batu, ojo gulo pasir..
    tur ra nganggo suwe..

  2. iki blog opo koran online to bune? okeh tenan blogmu
    koe ki piye? lha wis wengi ngene kok ngeteh ora ngajak2. teh-ku ndi? durung digawekne ki piye?

    *ups maaf, salah orang wakakakakak

  3. iki blog opo koran online to bune?
    koe ki piye? lha wis wengi ngene kok ngeteh ora ngajak2. teh-ku ndi? durung digawekne ki piye?

    *ups maaf, salah orang wakakakakak

  4. kalau kebetulan lewat kota Tegal pas jam makan siang cari warung sate dan sop kambing terus nyruput tehpoci pake gulo batu rasane badan yang tadi capek segar kembali tapi agak ngantuk lho kewaregen.

  5. Wah wah wag… jadi kangen kampung halaman… apa maning angger kemutan teh poci sing nikmate Pol, nyruputte wengi-wengi neng teras umah dikancani kacang asin… wiiih mantape..

  6. tegal terbagi 2 kab&kota. kab tegal kurang maju PADnya msh kecil krn bupatìnya ga becus ngurus. sdg kota tegal lbh maju PADnya lbh besar pdhl scr luas & jmlh pddknya lbh kecil dibanding kab tegal. krn apa? krn walikota tegal pny visi & misi yg jelas demi kemajuan kota.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: