Chanoyu Jepang, Ajarkan Kedisiplinan

•February 19, 2007 • Leave a Comment

MAKASSAR–Upacara minum teh di jepang (Chanoyu), ternyata tidak sekadar tradisi biasa, tapi membawa tujuan sosial dalam beberapa aspek kehidupan. Ritual yang coba diperkenalkan Konsulat Jepang kepada masyarakat Makassar ini, memiliki kedekatan kultur dengan Makassar, yaitu penghargaan kepada tamu dan penekanan kedisiplinan.Chanoyu, yang berkembang di Jepang sejak ratusan tahun silam, punya daya tarik di pelajari. Buktinya, beberapa pelajar SMU di Makassar, misalnya SMU Muhammadiyah, menjadikannya sebagai mata pelajaran tambahan, yakni, Bahasa dan Budaya Jepang.

Oleh Konjen Jepang, tradisi ini diperagakkan di taman budaya Kaori, Kamis 11 Januari, kemarin. Dikatakan Tekemori Akinori, dari konsul Jepang, kepada Fajar, Jepang katanya sangat menghargai ritual minum teh. “Itu dilakukan untuk menyambut tamu, atau dalam keluarga sendiri,” ujarnya. Namun, ujarnya lagi, prosesinya tentu berbeda dengan negara-negara lainnya. Minum teh dilakukan dengan penuh makna. Seperti dia katakan, bila dilakukan dengan ideal, dapat mengarahkan pelakunya pada pemenuhan jiwa dan pandangan mengenai tujuan hidup. “

“Orang Jepang sangat menghargai hidup,” tukas Takemori. Orang Sulsel juga menghargai tamu, tentu dengan cara yang berbeda juga. Kalau barat katanya dengan cara spontan, kami lakukan upacara minum teh dengan penuh makna. Teh yang dipakai juga adalah teh hijau yang kental. Menurut Shoko Matsuoka, vice konsul, yang memperagakan cara minum teh ideal, teh hijau katanya menyehatkan dan orang Jepang tidak suka menambahkan gula.

Teh diminum dalam keadaan pekat, biar alami, kata Shoko. Cara meracik lalu menyajikannya pada tamu, hingga bagaimana cara tamu meminumnya, kata Shoko, semua punya aturan. Teh disajikan pada cawan, dan meneguknya juga harus tertib dan mesti dihabiskan. Sebelum minum, seseorang memberi penghormatan dulu pada orang sekelilingnya dengan menundukan kepala lebih rendah. Barulah kata Shoko, teh diminum dengan duduk model bersimpuh. Model seperti itu, menurut Takemori, mengajari manusia untuk tidak gegabah dan belajar keteraaturan hidup.

sumber; fajar online

Cara menyedu Teh Tubruk yang benar

•February 17, 2007 • Leave a Comment

Membuat Minuman teh Tubruk yang Nasgitel ( Panas legi tur kentel) Utooowo Wasgitel ( Wangi sepet legi tur kentel) ,tidak bisa dilakukan sembarangan. Yang benar dan betul adalah sebagai berikut:
- Pertama harus beli tehnya dulu, bisa merk Tong Jit, Tang, Catut, Botol, Jeruk dlsbgnya
- Harus punya uang untuk membelinya, baik ke warung Supermarket, Carefour atau Giant
- Harus mau jalan menuju ketempat penjualan, dan keadaan badan sehat wal afiat.
- Kalau sudah dibeli jangan lupa dibyar, dan dibawa pulang kerumah.

Berikutnya , ini tahap kedua
- Punya panci,ceret, kaleng tempolong, wajan,dandang untuk merebus air.
- Punya kompor baik minyak tanah atau LPG, yang masih ada minyaknya atau LPGnya, untuk yang kompor minyak harus ada sumbunya.
- Kompor itu harus bisa dinyalakan baik dengan korek api atau pematiknya Tahap ketiga.
- Harus punya air yang layak dimasak , jangan sekali kali pakai air accu zir, air raksa, air keras

Setelah air dimasak dalam ceret, sampai mendidih, maka tunggulah sampai suhunya mencapai 70 derajat celsius. Coba dihiotung berapa derajat Fahrenheit…….Coba Bardhono kamu jawab………berapa? Ojo mung nyekeli
pucuk klambi wae, nek ngono sedini yo ora kejawab. Kalau anda mempunyai poci tanah, isilha teh Poci, atau Tong Jit setengahnya bungkus.

Tuangkan air yang bersuhu 70 derajat tadi, kedalam poci berisi teh , dan diamkan selama 15 samapi 20 menit.
Sementara menunggu teh larut, boleh siapkan gula batu sebesar ibu jari atau sekepel , ini yang namanya Gajah nderum. Do you know the meaning of nderum? Coba Gumulyo kamu menjawabnya. Setelah 20 meniy teh tubruk dalam poci terlarut , maka tuangkan air teh tersebut kedalam cangkir yang sudah dibubuhi gula batu tersebut.aduklah dan
siap diminum. Sepertinya mudah ya, dalam membuat teh, tapi ternyata kalau anda mengikuti apa yang saya sarankan terlihat susah kan. Jadi tidak semudah apa yang anda bayangakan dan pikirkan tho………..sekian semoga bermanfaat.

sumber: milis debritto

Yohanes Budhiatmono
e-mail address ; [EMAIL PROTECTED]
Health & Safety Dept.
0254- 601252 ext 3451,3452,3401,3402