Ngunjuk Teh

apa yang kalian lakukan untuk menghabiskan hari? saat bulir gerimis jatuh. saat debu bergesekan dengan angin. saat burung menggelaki awan. saat reroncean senja berarak pelan. saat memetik bintang. saat mengantongi bola raksasa di sore hari. saat fajar melantun. saat dahi berkerenyit. saat pelukan terpatri. saat kecupan datang pada tengah hari. saat …

saya minum teh.

saya beruntung. energi itu datang terus menerus. menghujani saya dengan kekuatan ‘baru’, tanpa henti. tahu, dari mana? dari secangkir teh poci di pakualaman Jogja. dari pancuran teko teh kental milik mbah putri. dari racikan teh dilmah bikinan abang. dari celupan teabags di kubikel kantor.

iya, saya meriung bersama komputer dan secangkir teh hangat.  

perempuan, lajang, 28 tahun, hidup untuk menulis sembari ngunjuk teh

 


Leave a Reply